Grace Unplugged merupakan sebuah film inspiratif tentang seorang anak perempuan berumur 18 tahun yang dibintangi oleh AJ Michalka.
Grace adalah
seorang gadis cantik yang berbakat, Grace yang selalu tampil sebagai penyanyi
gereja setiap hari Minggu dengan ayahnya yang juga berbakat, Johnny Trey dibintangi oleh James Denton.
Ayahnya adalah mantan bintang rock yang namanya selalu di peringkat pertama di
Billboard pada 20 tahun yang lalu. Ketika lagunya sudah tidak terkenal lagi,
Johnny yang memperdalam tentang agama mencoba memulai kehidupan baru untuknya
dan keluarganya jauh dari Hollywood. Suatu ketika, Grace yang mendapatkan
kontrak rekaman dengan bantuan dari mantan manajer ayahnya, 'Mossy' Mostin diperankan oleh Kevin Pollak.
Grace yang sebelumnya sudah mengkirimkan hasil rekaman suaranya ke Mossy
membuat manajer ini sudah mengetahui potensi dan bakat yang besar dari Grace
untuk bisa menjadi seorang superstar pop. Dengan kontrak rekaman yang sudah dia
miliki membuat Grace lebih memilih untuk memutus hubungan dengan keluarganya
demi fantasi superstarnya. Disaat dia sudah mulai dikenal, Grace yang sudah
jauh dengan keimanan yang dulu dia miliki kini dia mendapatkan suatu masalah.
Grace tersadar bahwa yang dia lakukan saat ini hanyalah sebuah impian semu yang
telah membuatnya jauh dari iman yang dulu dia yakini.
Film ini menyajikan isu-isu yang ada sekarang tentang ketenaran seorang penyanyi berada pada puncak karirnya yang harus terbalik 180 derajat akibat "melawan" Tuhan. Dengan begitu banyak penyanyi terkenal saat ini yang bermain musik hanya berfokus pada seks dan narkoba, tetapi di sisi lain banyak pemain musik yang memilih tetap berpegang pada standar yang tinggi. Banyak bintang musik saat ini tumbuh bernyanyi di gereja. Di gereja kita tidak diajarkan bagaimana cara bernyanyi saja tetapi kita diajarkan mengapa kita bernyanyi. Mereka diajarkan bernyanyi untuk Tuhan yang telah memberi kita suara dan mengasihi kita lebih dari siapa pun. Karena itu, penyanyi gereja belajar menyanyi dengan semangat dan keyakinan. Sayangnya, beberapa penyanyi yang dibesarkan menyanyi di gereja menggunakan bakat dan keyakinan bahwa mereka diajarkan untuk menggunakan menyanyi untuk Tuhan, dan kemudian mereka menyalah gunakan talenta yang Tuhan berikan untuk melakukan hal-hal buruk. Apa yang akan dilakukan seseorang yang bernyanyi di gereja jika mereka diberi kesempatan untuk memiliki ketenaran dan kemewahan jika mereka setuju untuk bernyanyi tentang hal-hal yang tidak baik dihadapan Tuhan. Sungguh menarik untuk melihat apa yang akan kita lakukan ketika ada masalah datang kita harus memilih antara apa yang kita tahu adalah benar dan apa yang ingin kita lakukan meskipun kita tahu itu salah. Selain itu dari sisi akting, peran yang diberikan oleh sutradara Brad Silverman kepada para pemain sangat tepat sekali. Ikatan antara orang tua dengan anak yang digambarkan film ini sangat mengoyak hati para penonton. Film ini layak dikonsumsi tidak hanya keluarga Kristen saja, tetapi juga keluarga-keluarga lainnya.
Rating 7.2/10