Edward Joseph Snowden, adalah nama lengkap mantan kontraktor teknik AS dan karyawan CIA yang jadi kontraktor NSA. Edward Snowden yang telah membobol 10 dokumen rahasia NSA ini dalam enam bulan terakhir namanya jadi perbincangan di jagat maya dan di ‘darat’. Siapa sebenarnya sang whistle-blower dari Amerika ini?
Di mulai pada tahun 2014 kemarin, Edward Snowden menjadi sosok yang paling 'menakutkan' bagi pemerintah Amerika Serikat (AS), khususnya badan intelijen National Security Agency (NSA). Ya, Snowden yang awalnya merupakan salah seorang agen NSA, berbalik arah mengkhianati instansinya --dan mungkin negaranya-- dengan membocorkan berbagai dokumen rahasia milik NSA kepada publik.
Dan hasilnya berbagai operasi 'kotor' yang dilakukan NSA menyangkut pelanggaran data privasi pengguna internet dan telekomunikasi dunia pun terungkap.
Mungkin banyak orang yang menganggap Snowden adalah pahlawan karena mengungkap aksi busuk NSA. Namun tak sedikit pula yang menilai Snowden adalah pengkhianat yang membelot dari AS.
Kini konon sang whistle-blower bersembunyi di Jerman dari kejaran AS. Hingga saat ini ia secara bertahap tetap membocorkan berbagai dokumen rahasia NSA via media Jerman, Der Spiegel.
Edward Snowden membocorkan berbagai macam kebusukan NSA di antaranya:
1. Menyadap panggilan telepon masyarakat AS
Dokumen rahasia Snowden mengungkapkan bahwa NSA mengantongi izin dari pengadilan AS yang memperbolehkan mereka untuk menyadap perbincangan telepon seluruh warga AS tanpa kecuali. Verizon, selaku salah satu operator seluler terbesar di AS diketahui sebagai pihak yang menyediakan jaringan penyadapan ini. Namun seiring perkembangan waktu, ternyata bukan hanya Verizon, hampir seluruh operator seluler AS 'dipaksa' bekerjasama dengan NSA.
2. Operasi PRISM
Selain menyadap perbincangan telepon, NSA pun diketahui melancarkan operasi rahasia berkode sandi 'PRISM'. PRISM adalah program pemerintah AS yang mengizinkan NSA untuk menyadap dan mengakses server sejumlah perusahaan teknologi besar di AS, termasuk Google, Facebook, Microsoft, Apple, dan masih banyak lagi.
3. Mengungkap rahasia GCHQ
Tak hanya mengungkap 'borok' NSA, Snowden juga membeberkan aksi tercela dari badan intelijen Inggris, Government Communications Headquarters (GCHQ). Menurut dokumen yang dibocorkan Snowden, GCHQ juga menjalankan operasi penyadapan seperti NSA. Mereka bahkan disebutkan menyadap jaringan serat optik internet di berbagai penjuru dunia. GCHQ pun berbagi data intelijen dengan NSA.
4. NSA memata-matai para pemimpin negara
NSA disebutkan menyadap sekitar 122 ponsel kepala negara. Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Brasil Dilma Roussef, mantan Presiden Meksiko Felipe Calderon, dan bahkan mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga merupakan salah satu korban penyadapan NSA.
5. Operasi XKeyscore
Ini mungkin operasi yang paling mengerikan yang pernah dilakukan oleh NSA. XKeyscore adalah sebuah tools software yang diciptakan NSA untuk mencari, menyelidiki, dan mengakses apapun yang pengguna lakukan dan di dunia maya. Dengan XKeyscore, NSA bisa melihat apapun yang ingin mereka lihat di internet.
6. NSA berusaha membobol enkripsi
Banyak penyelenggara layanan berbasis internet mengamankan layanan mereka dengan menggunkan kode enkripsi. Hal ini kabarnya mempersulit NSA untuk mengumpulkan data rahasia yang mereka inginkan. Dan jalan keluar yang diambil NSA adalah hacking. NSA meretas berbagai sistem kemanan komputasi, baik milik pribadi maupun perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan data rahasia yang mereka inginkan.
Dokumen rahasia Snowden mengungkapkan bahwa NSA mengantongi izin dari pengadilan AS yang memperbolehkan mereka untuk menyadap perbincangan telepon seluruh warga AS tanpa kecuali. Verizon, selaku salah satu operator seluler terbesar di AS diketahui sebagai pihak yang menyediakan jaringan penyadapan ini. Namun seiring perkembangan waktu, ternyata bukan hanya Verizon, hampir seluruh operator seluler AS 'dipaksa' bekerjasama dengan NSA.
2. Operasi PRISM
Selain menyadap perbincangan telepon, NSA pun diketahui melancarkan operasi rahasia berkode sandi 'PRISM'. PRISM adalah program pemerintah AS yang mengizinkan NSA untuk menyadap dan mengakses server sejumlah perusahaan teknologi besar di AS, termasuk Google, Facebook, Microsoft, Apple, dan masih banyak lagi.
3. Mengungkap rahasia GCHQ
Tak hanya mengungkap 'borok' NSA, Snowden juga membeberkan aksi tercela dari badan intelijen Inggris, Government Communications Headquarters (GCHQ). Menurut dokumen yang dibocorkan Snowden, GCHQ juga menjalankan operasi penyadapan seperti NSA. Mereka bahkan disebutkan menyadap jaringan serat optik internet di berbagai penjuru dunia. GCHQ pun berbagi data intelijen dengan NSA.
4. NSA memata-matai para pemimpin negara
NSA disebutkan menyadap sekitar 122 ponsel kepala negara. Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Brasil Dilma Roussef, mantan Presiden Meksiko Felipe Calderon, dan bahkan mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga merupakan salah satu korban penyadapan NSA.
5. Operasi XKeyscore
Ini mungkin operasi yang paling mengerikan yang pernah dilakukan oleh NSA. XKeyscore adalah sebuah tools software yang diciptakan NSA untuk mencari, menyelidiki, dan mengakses apapun yang pengguna lakukan dan di dunia maya. Dengan XKeyscore, NSA bisa melihat apapun yang ingin mereka lihat di internet.
6. NSA berusaha membobol enkripsi
Banyak penyelenggara layanan berbasis internet mengamankan layanan mereka dengan menggunkan kode enkripsi. Hal ini kabarnya mempersulit NSA untuk mengumpulkan data rahasia yang mereka inginkan. Dan jalan keluar yang diambil NSA adalah hacking. NSA meretas berbagai sistem kemanan komputasi, baik milik pribadi maupun perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan data rahasia yang mereka inginkan.
7. Kelompok hacker profesional NSA diungkap
NSA disebutkan memiliki kelompok peretas khusus yang diberi kode nama Tailored Access Operations (TAO). Kelompok hacker TAO ditugasi untuk meretas seluruh komputer yang ada di dunia sesuai dengan kebutuhan NSA.
8. NSA meretas data center Google dan Yahoo
Operasi PRISM diinformasikan tidak sesuai dengan ekspektasi NSA. Maka NSA pun 'main kasar' dengan meretas data center milik Google dan Yahoo. Mereka kabarnya bekerjasama dengan orang dalam perusahaan untuk melakukan aksinya ini.
9. NSA menyadap pesan SMS
Tak hanya komunikasi via internet yang ingin dikuasai oleh NSA. Mereka juga dikabarkan menyadap komunikasi seluler via pesan SMS. Dalam dokumen yang dibocorkan Snowden dikatakan bahwa NSA mengumpulkan sekitar lebih dari 200 ribu pesan SMS per harinya.
10. NSA menghalang-halangi komunikasi antar negara
NSA disebutkan memblokir dan menyimpan berbagai data penggilan telepon antar negara yang dicurigai dapat bekerjasama untuk mengancam keamanan AS. Salah satunya adalah data telekomunikasi yang dilakukan oleh Afghanistan dan Bahama. Operasi ini diberi kode sandi MYSTIC
Lahir 21 Juni 1983, Edward Snowden bisa jadi ‘biang kerok’ kendurnya hubungan diplomatik Amerika Serikat dengan beberapa negara-negara Eropa macam Perancis serta Jerman. Saat statusnya terkatung-katung dan jadi ‘buronan’ AS, ia ‘berlindung’ di Rusia.
Tahukah Anda jika Edward Snowden yang dibesarkan di negara bagian North Carolina dan Maryland di Pantai Timur Amerika ini tak pernah tamat SMA? Ia belajar program komputer di sebuah perguruan tinggi komunitas Maryland yang berbuah diploma Pendidikan Pengembangan Umum atau GED.
Kini namanya kembali hangat diperbincangkan. Terkait kasus di dalam negeri, data dari Edward Snowden lah yang menggiring informasi jika selama ini SBY ‘dikuping’ oleh Australia. Nampaknya ‘demam Edward Snowden’ masih belum berakhir. Entah negara mana lagi yang bakal ia goyang akibat informasi rahasia yang ia bocorkan.
Sumber:
http://tekno.liputan6.com/read/2185425/10-dosa-besar-nsa-yang-dibocorkan-edward-snowden?p=3
7. Kelompok hacker profesional NSA diungkap
NSA disebutkan memiliki kelompok peretas khusus yang diberi kode nama Tailored Access Operations (TAO). Kelompok hacker TAO ditugasi untuk meretas seluruh komputer yang ada di dunia sesuai dengan kebutuhan NSA.
8. NSA meretas data center Google dan Yahoo
Operasi PRISM diinformasikan tidak sesuai dengan ekspektasi NSA. Maka NSA pun 'main kasar' dengan meretas data center milik Google dan Yahoo. Mereka kabarnya bekerjasama dengan orang dalam perusahaan untuk melakukan aksinya ini.
9. NSA menyadap pesan SMS
Tak hanya komunikasi via internet yang ingin dikuasai oleh NSA. Mereka juga dikabarkan menyadap komunikasi seluler via pesan SMS. Dalam dokumen yang dibocorkan Snowden dikatakan bahwa NSA mengumpulkan sekitar lebih dari 200 ribu pesan SMS per harinya.
10. NSA menghalang-halangi komunikasi antar negara
NSA disebutkan memblokir dan menyimpan berbagai data penggilan telepon antar negara yang dicurigai dapat bekerjasama untuk mengancam keamanan AS. Salah satunya adalah data telekomunikasi yang dilakukan oleh Afghanistan dan Bahama. Operasi ini diberi kode sandi MYSTIC
Lahir 21 Juni 1983, Edward Snowden bisa jadi ‘biang kerok’ kendurnya hubungan diplomatik Amerika Serikat dengan beberapa negara-negara Eropa macam Perancis serta Jerman. Saat statusnya terkatung-katung dan jadi ‘buronan’ AS, ia ‘berlindung’ di Rusia.
Tahukah Anda jika Edward Snowden yang dibesarkan di negara bagian North Carolina dan Maryland di Pantai Timur Amerika ini tak pernah tamat SMA? Ia belajar program komputer di sebuah perguruan tinggi komunitas Maryland yang berbuah diploma Pendidikan Pengembangan Umum atau GED.
Kini namanya kembali hangat diperbincangkan. Terkait kasus di dalam negeri, data dari Edward Snowden lah yang menggiring informasi jika selama ini SBY ‘dikuping’ oleh Australia. Nampaknya ‘demam Edward Snowden’ masih belum berakhir. Entah negara mana lagi yang bakal ia goyang akibat informasi rahasia yang ia bocorkan.
Sumber:
http://tekno.liputan6.com/read/2185425/10-dosa-besar-nsa-yang-dibocorkan-edward-snowden?p=3
NSA disebutkan memiliki kelompok peretas khusus yang diberi kode nama Tailored Access Operations (TAO). Kelompok hacker TAO ditugasi untuk meretas seluruh komputer yang ada di dunia sesuai dengan kebutuhan NSA.
8. NSA meretas data center Google dan Yahoo
Operasi PRISM diinformasikan tidak sesuai dengan ekspektasi NSA. Maka NSA pun 'main kasar' dengan meretas data center milik Google dan Yahoo. Mereka kabarnya bekerjasama dengan orang dalam perusahaan untuk melakukan aksinya ini.
9. NSA menyadap pesan SMS
Tak hanya komunikasi via internet yang ingin dikuasai oleh NSA. Mereka juga dikabarkan menyadap komunikasi seluler via pesan SMS. Dalam dokumen yang dibocorkan Snowden dikatakan bahwa NSA mengumpulkan sekitar lebih dari 200 ribu pesan SMS per harinya.
10. NSA menghalang-halangi komunikasi antar negara
NSA disebutkan memblokir dan menyimpan berbagai data penggilan telepon antar negara yang dicurigai dapat bekerjasama untuk mengancam keamanan AS. Salah satunya adalah data telekomunikasi yang dilakukan oleh Afghanistan dan Bahama. Operasi ini diberi kode sandi MYSTIC
Lahir 21 Juni 1983, Edward Snowden bisa jadi ‘biang kerok’ kendurnya hubungan diplomatik Amerika Serikat dengan beberapa negara-negara Eropa macam Perancis serta Jerman. Saat statusnya terkatung-katung dan jadi ‘buronan’ AS, ia ‘berlindung’ di Rusia.
Tahukah Anda jika Edward Snowden yang dibesarkan di negara bagian North Carolina dan Maryland di Pantai Timur Amerika ini tak pernah tamat SMA? Ia belajar program komputer di sebuah perguruan tinggi komunitas Maryland yang berbuah diploma Pendidikan Pengembangan Umum atau GED.
Kini namanya kembali hangat diperbincangkan. Terkait kasus di dalam negeri, data dari Edward Snowden lah yang menggiring informasi jika selama ini SBY ‘dikuping’ oleh Australia. Nampaknya ‘demam Edward Snowden’ masih belum berakhir. Entah negara mana lagi yang bakal ia goyang akibat informasi rahasia yang ia bocorkan.
Sumber:
http://tekno.liputan6.com/read/2185425/10-dosa-besar-nsa-yang-dibocorkan-edward-snowden?p=3